Rontgen Itu Berbahaya Nggak, Sih? Yuk Kenalan dengan Dunia Radiologi!
Rontgen Itu Berbahaya Nggak, Sih? Yuk Kenalan dengan Dunia Radiologi!
Radiologi merupakan salah satu bidang dalam dunia kesehatan yang memiliki peran penting dalam membantu dokter menegakkan diagnosis suatu penyakit. Melalui podcast yang diselenggarakan oleh mahasiswa Program Studi Radiologi Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (www.unisayogya.ac.id), dibahas berbagai informasi mengenai radiologi dan pemeriksaan rontgen dengan bahasa yang sederhana sehingga mudah dipahami oleh masyarakat.
Dalam podcast tersebut dijelaskan bahwa radiologi adalah ilmu yang memanfaatkan teknologi pencitraan medis untuk melihat kondisi organ dan jaringan di dalam tubuh tanpa perlu melakukan tindakan operasi. Beberapa jenis pemeriksaan yang sering digunakan antara lain rontgen, CT Scan, MRI, dan USG. Masing-masing pemeriksaan memiliki fungsi yang berbeda sesuai dengan kebutuhan pasien dan kondisi yang akan diperiksa.
Salah satu topik utama yang dibahas adalah mengenai pemeriksaan rontgen. Pemeriksaan ini merupakan salah satu prosedur radiologi yang paling sering dilakukan karena prosesnya cepat, mudah, dan mampu memberikan gambaran kondisi tulang maupun organ tertentu secara jelas. Rontgen banyak digunakan untuk membantu mendeteksi patah tulang, infeksi paru-paru, kelainan pada sendi, serta berbagai kondisi medis lainnya. Selama pemeriksaan berlangsung, pasien umumnya tidak merasakan nyeri karena hanya diminta mengikuti instruksi radiografer, seperti berdiri atau berbaring dengan posisi tertentu dan menahan napas beberapa saat ketika proses pengambilan gambar dilakukan.
Selain menjelaskan manfaat rontgen, podcast ini juga membahas anggapan masyarakat yang masih menganggap radiasi selalu berbahaya. Narasumber menjelaskan bahwa penggunaan radiasi dalam pemeriksaan radiologi telah diatur sesuai standar keselamatan sehingga dosis yang diberikan tetap berada dalam batas aman. Pemeriksaan hanya dilakukan apabila terdapat indikasi medis dan manfaat yang diperoleh lebih besar dibandingkan risikonya. Oleh karena itu, masyarakat tidak perlu merasa takut apabila dokter menyarankan pemeriksaan radiologi.
Pembahasan berikutnya menjelaskan pentingnya penerapan proteksi radiasi. Salah satu bentuk perlindungan yang sering digunakan adalah celemek timbal (lead apron) untuk melindungi bagian tubuh yang tidak sedang diperiksa agar paparan radiasi dapat diminimalkan. Bagi pasien yang sedang hamil atau diduga hamil, sangat penting untuk menyampaikan kondisi tersebut kepada tenaga kesehatan sebelum pemeriksaan dilakukan sehingga dokter dan radiografer dapat menentukan tindakan yang paling tepat dan aman.
Podcast ini juga memperkenalkan profesi radiografer sebagai tenaga kesehatan yang bertugas mengoperasikan peralatan radiologi. Radiografer memiliki tanggung jawab untuk memastikan posisi pasien sudah benar, mengatur parameter penyinaran sesuai kebutuhan, menjaga keselamatan pasien selama pemeriksaan, serta menghasilkan citra radiografi yang berkualitas sehingga dapat membantu dokter dalam menegakkan diagnosis.
Selain itu, dibahas pula beberapa mitos yang masih berkembang di masyarakat, seperti anggapan bahwa semua pemeriksaan radiologi menggunakan radiasi atau seseorang tidak boleh menjalani pemeriksaan rontgen lebih dari satu kali. Narasumber menjelaskan bahwa anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar. MRI menggunakan medan magnet, sedangkan USG memanfaatkan gelombang ultrasound sehingga keduanya tidak menggunakan radiasi sinar-X. Pemeriksaan rontgen juga dapat dilakukan kembali apabila memang diperlukan sesuai dengan indikasi medis dan atas pertimbangan dokter.
Sebagai penutup, para narasumber mengajak masyarakat untuk tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas kebenarannya mengenai radiologi. Informasi kesehatan sebaiknya diperoleh dari tenaga kesehatan atau sumber yang terpercaya. Dengan pemahaman yang benar, diharapkan masyarakat tidak lagi merasa takut terhadap pemeriksaan radiologi dan dapat menyadari bahwa teknologi ini memiliki manfaat yang sangat besar dalam membantu proses diagnosis serta penanganan berbagai penyakit.
link youtube : https://youtu.be/Jh5qIJkV_z4?si=uReDyjyqdMFYmH5R
Nama kelompok :
- Fahmi Oktavia_2410505090
- Frizza Rollin_2410505092
- Winda Hafifa_2410505093
- Hernida Saukani_2410505098
Komentar
Posting Komentar